Seputar Peradilan

KEPANITERAAN DAN KESEKRETARIATAN PA KWANDANG IKUTI BIMTEK DI MAQNA

Bagian Kepaniteraan dan Kesekretariatan PA Kwandang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo. Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 23 sampai 25 September 2020 bertempat di hotel Maqna Kota Gorontalo yang diikuti oleh 6 satuan kerja pengadilan Agama Wilayah Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo. Para peserta terdiri dari para Panitera, Panmud Gugatan, Jurusita, Sekretaris, Kasubag PTIP dan Kepegawaian se-wilayah Gorontalo.

Kegiatan diselenggarakan untuk memberikan penguatan kepada bagian kepaniteraan dan kesekretariatan diwilayah pengadilan agama gorontalo dalam pengelolaan administrasi perkara, perencanaan, keuangan, dan kepegawaian.

Bimtek dibuka langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo DR. Drs. H. Izzuddin, SH., MH. Pemateri Bimtek berasal dari PTA Gorontalo dan KPKNL Gorontalo, serta pemateri virtual dari unsur Badilag dan Sekretariat Jenderal Mahkamah Agung RI.

 

WhatsApp Image 2020 09 23 at 21.12.51 WhatsApp Image 2020 09 23 at 21.12.54

 

Para peserta dibagi menjadi 2 kelompok berdasarkan substansi materi yakni kelompok Kepaniteraan dan Kelompok Kesekretariatan. Adapun materi yang disampaikan untuk kelompok kepaniteraan antara lain tentang e-litigasi/e-court, sita dan eksekusi, serta prosedur dan tata cara lelang. Sedangkan kelompok kesekretariatan menerima materi terkait penatausahaan dan pelaporan BMN, penilaian kinerja pegawai, penatausahaan pertanggungjawaban keuangan, dan revisi DIPA, serta penggunaan aplikasi perencanaan dan kepegawiaan.

WhatsApp Image 2020 09 24 at 22.18.30 WhatsApp Image 2020 09 24 at 08.26.43

Pada saat penutupan Bimtek dihari ke-3, Ketua PTA Gorontalo berpesan agar materi yang sudah diperoleh kiranya dapat dipahami dengan baik demi terciptanya SDM yang handal dan profesional dalam bidangnya, serta yang paling penting adalah bisa di implementasikan dalam pelaksanaan tugas nanti. Sehingga diharapkan dapat membawa peradilan agama menjadi lembaga peradilan yang unggul dari sisi SDM maupun produk hukum yang dihasilkan.

Selama kegiatan tersebut, Panitia juga menerapkan protocol pencegahan Covid-19 dengan memastikan peserta wajib pakai masker, mencuci tangan sebelum masuk ruangan, dan menjaga jarak.